Selasa, 27 Januari 2015
Kamis, 15 Januari 2015
tak terasa
tak terasa..
tak terasa semua berubah
mengambil tempatnya masing-masing
si lacur yang kini berbahagia menjemput kehidupan normalnya
sekan semua sirna sekejab
ya itu memang buah pengorbanannya slama ini
aku tidak menafik dengan sebegitu cepat kepompong menjadi kupu-kupu
lalu
aku
aku di sini
dengan ambisi, kemarahan dan dendam perempuan
juga rasa simpatik
tapi apa ini harga pengorbanan
apa mudah melompat begitu saja bahkan aku memang perempuan yang memiliki rasa simpatik
lacur itu juga punya
mungkin lebih banyak
tetapi lelaki tahu tidak mungkin dengan penuhnya cinta dan kecemburuan
maka lelaki melepas begitu saja dan dengan sadar ucap lepas begitu saja
namun aku di sini
penuh dengan harapan lelakiku
apa sanggup aku
tak terasa semua berubah
mengambil tempatnya masing-masing
si lacur yang kini berbahagia menjemput kehidupan normalnya
sekan semua sirna sekejab
ya itu memang buah pengorbanannya slama ini
aku tidak menafik dengan sebegitu cepat kepompong menjadi kupu-kupu
lalu
aku
aku di sini
dengan ambisi, kemarahan dan dendam perempuan
juga rasa simpatik
tapi apa ini harga pengorbanan
apa mudah melompat begitu saja bahkan aku memang perempuan yang memiliki rasa simpatik
lacur itu juga punya
mungkin lebih banyak
tetapi lelaki tahu tidak mungkin dengan penuhnya cinta dan kecemburuan
maka lelaki melepas begitu saja dan dengan sadar ucap lepas begitu saja
namun aku di sini
penuh dengan harapan lelakiku
apa sanggup aku
Langganan:
Postingan (Atom)
