Kamis, 15 Januari 2015

tak terasa

tak terasa..

tak terasa semua berubah
mengambil tempatnya masing-masing
si lacur yang kini berbahagia menjemput kehidupan normalnya
sekan semua sirna sekejab
ya itu memang buah pengorbanannya slama ini
aku tidak menafik dengan sebegitu cepat kepompong menjadi kupu-kupu

lalu
aku

aku di sini
dengan ambisi, kemarahan dan dendam perempuan
juga rasa simpatik

tapi apa ini harga pengorbanan
apa mudah melompat begitu saja bahkan aku memang perempuan yang memiliki rasa simpatik

lacur itu juga punya
mungkin lebih banyak
tetapi lelaki tahu tidak mungkin dengan penuhnya cinta dan kecemburuan
maka lelaki melepas begitu saja dan dengan sadar ucap lepas begitu saja

namun aku di sini
 penuh dengan harapan lelakiku
apa sanggup aku